Uji Ketangguhan Fire Fighter Kilang Balongan, Agility Test Simulasikan Penanganan Darurat

Indramayu,MATA MATA HUKUM - PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan terus memperkuat kesiapsiagaan personel pemadam kebakaran atau fire fighter dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat. Salah satunya melalui pelaksanaan Agility Test Fireman/Fire Brigade yang dirancang untuk menguji ketangguhan fisik, kecepatan, ketepatan tindakan, serta profesionalisme para personel.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara bagian Emergency and Insurance dengan bagian Health dari fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tersebut berlangsung selama dua hari, pada 3–4 Oktober 2026, bertempat di Lapangan GOR Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, Jawa Barat.

Manager HSSE Kilang Balongan, Moch. Arifin, mengatakan Agility Test Fireman merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapsiagaan dan kebugaran fisik tim pemadam kebakaran. Menurutnya, seorang fire fighter tidak hanya dituntut memiliki kekuatan fisik, tetapi juga harus mampu mengambil tindakan secara cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi situasi darurat.

“Fireman adalah garda terdepan apabila terjadi kondisi darurat, sehingga sudah sepatutnya memiliki fisik yang kuat. Namun, tindakan yang dilakukan juga harus tepat, makanya harus terlatih dengan baik,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan, pola latihan dalam Agility Test dirancang sedemikian rupa menyerupai kondisi penanganan insiden yang sebenarnya. Dengan demikian, para fire fighter tidak hanya diuji dari sisi kebugaran, tetapi juga dibiasakan menghadapi tahapan penyelamatan korban hingga proses pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di perusahaan.

Rangkaian pengujian diawali dengan Stair Climb, yakni aktivitas naik dan turun tangga, dilanjutkan dengan membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di ketinggian. Selanjutnya peserta menjalani Rescue Drag berupa simulasi evakuasi korban, kemudian Hose Drag atau menarik selang pemadam, dan diakhiri dengan aksi pemadaman api.

Setiap peserta dituntut menyelesaikan seluruh rangkaian tersebut dengan batas waktu maksimal enam menit. Tantangan tersebut menguji kemampuan fisik sekaligus koordinasi, kecepatan, ketahanan, dan ketepatan dalam menjalankan prosedur penanganan keadaan darurat.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga, Andromedo Cahyo Purnomo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Agility Test merupakan wujud komitmen Pertamina, khususnya Kilang Balongan, dalam menjaga aspek keselamatan sekaligus mendukung kelancaran operasional kilang.

Menurut Andromedo, keselamatan pekerja merupakan prioritas utama. Karena itu, keberadaan personel fire fighter yang tangguh, terlatih, dan memiliki kesiapsiagaan tinggi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasional perusahaan.

“Melalui tes ini, keselamatan setiap pekerja harus menjadi prioritas utama, sehingga dibutuhkan fire fighter yang tangguh. Terlebih, kilang minyak merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dengan risiko tinggi, sehingga keandalan tim pemadam kebakaran menjadi kunci utama agar operasional perusahaan tetap berjalan secara aman dan andal tanpa gangguan,” ungkap Andromedo.

Pelaksanaan Agility Test Fireman Kilang Balongan berlangsung dengan lancar. Meski seluruh rangkaian latihan cukup berat dan menguras tenaga, kondisi kesehatan para personel tetap terpantau dengan baik.

Usai mengikuti seluruh tahapan pengujian, seluruh fire fighter Kilang Balongan dilaporkan dalam kondisi sehat dan stabil serta tidak terdapat personel yang mengalami cedera.

Melalui kegiatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin dan terukur, diharapkan tim fire fighter semakin tangguh, sigap, dan profesional dalam menjalankan tugas menjaga keselamatan pekerja serta keandalan operasional kilang.

(Casinih)