Indramayu,MATA MATA HUKUM - Upaya membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan pekerja terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan. Salah satunya melalui Wellness Program SeBuSePro (Sehat Bugar Senang Produktif) 2026 dengan tema “Move Happier And Work Better”.
Opening SeBuSePro 2026 digelar di Komplek Pertamina Bumi Patra Indramayu, Jumat (11/9/2026). Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti keluarga besar Kilang Pertamina Balongan.
Manager HSSE Pertamina RU Balongan, Moch. Arifin, mengatakan SeBuSePro merupakan agenda tahunan perusahaan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan pekerja, keluarga, hingga mitra kerja.
“SeBuSePro ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk promotif preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan pekerja, keluarga, hingga mitra kerja perusahaan,” ujar Arifin.
Menurutnya, SeBuSePro 2026 akan berlangsung selama 13 minggu, mulai 14 September hingga 14 Desember 2026, dengan target partisipasi lebih dari 500 peserta.
Program tersebut dikemas melalui tiga kegiatan utama, yakni Happy Walking, Happy Run, dan Happy Fitness. Selain itu, terdapat Happy Move yang dikhususkan bagi tim manajemen.
Arifin mengungkapkan, pelaksanaan program ini juga berkaitan dengan hasil Medical Check Up (MCU) 2026 yang masih menemukan sejumlah faktor risiko kesehatan pada pekerja, di antaranya kolesterol tinggi, obesitas, perlemakan hati serta sejumlah penyakit lainnya.
Kondisi tersebut, kata dia, perlu mendapat perhatian karena dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung dan stroke apabila tidak dikendalikan melalui pola hidup yang sehat.
“Penyakit tersebut bisa terkontrol bahkan normal dengan melakukan pola hidup sehat, yaitu nutrisi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin dan terukur,” tuturnya.
Arifin menegaskan, SeBuSePro tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan olahraga selama 13 minggu. Lebih jauh, program tersebut diarahkan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuan utama SeBuSePro bukan sekadar berolahraga selama 13 minggu, tetapi membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat terus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Executive General Manager Kilang RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyambut baik kembali digelarnya SeBuSePro 2026.
Menurut Yulianto, program tersebut memiliki nilai penting karena tidak hanya melibatkan pekerja, tetapi juga pasangan hingga mitra kerja perusahaan. Kolaborasi itu diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup aktif, sehat, dan bugar secara konsisten.
“Kesehatan dan kebugaran merupakan bagian penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan kinerja,” kata Yulianto.
Ia menegaskan, insan Pertamina tidak hanya dituntut bekerja secara profesional dan memberikan kinerja terbaik, tetapi juga harus mampu menjaga kesehatan serta kebugaran agar dapat terus memberikan kontribusi secara optimal.
“Sebagai insan Pertamina, kita tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan profesional dan memberikan kinerja terbaik, tetapi juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran agar dapat terus memberikan kontribusi secara optimal,” tegasnya kepada para perwira Kilang Pertamina Balongan.
Opening SeBuSePro 2026 juga dikemas dengan menghadirkan sejumlah narasumber dan figur inspiratif. Health RU Balongan selaku penyelenggara menghadirkan dr. Shiela Stefani, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K, FINEM, dokter spesialis gizi klinik, yang menyampaikan materi bertajuk “The Happy Plate Project: Nutrisi Tepat untuk Energi, Mood, dan Produktivitas Optimal.”
Selain itu, hadir health influencer Didik Mulato yang membagikan kisah suksesnya menurunkan berat badan dari 124 kilogram menjadi 64 kilogram. Kegiatan juga menghadirkan Wellness Inspirator RU Balongan, Surur, serta coaching clinic mini soccer bersama mantan atlet sepak bola nasional, Atep.
Yulianto berharap kehadiran para narasumber tersebut mampu memberikan perspektif baru kepada seluruh peserta bahwa kesehatan bukan semata-mata tanggung jawab individu, melainkan dapat tumbuh menjadi bagian dari budaya perusahaan.
“Semoga para narasumber yang dihadirkan ini dapat mengubah pola pikir kita bahwa sehat bukan untuk individu saja, tetapi merupakan budaya perusahaan yang berdampak positif bagi pekerja dan perusahaan,” pungkas Yulianto.
(Casinih)