Kilang Pertamina Balongan Kumpulkan 509 Kantong Darah, Perkuat Budaya Sehat dan Kepedulian Sosial

Indramayu,MATA MATA HUKUM- PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balongan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan donor darah rutin bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indramayu.

Pada periode Agustus 2026, kegiatan donor darah yang digelar pada 5 dan 7 Agustus 2026 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 509 kantong darah.

Dari total tersebut, golongan darah O menjadi yang terbanyak dengan jumlah 177 kantong, disusul golongan darah B sebanyak 154 kantong, golongan darah A sebanyak 130 kantong, serta golongan darah AB sebanyak 48 kantong.

Manager Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PT PPN Kilang Balongan, Mochammad Arifin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor yang secara sukarela dan penuh kesadaran mendonorkan darahnya untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

“Donor darah bukan hanya sekadar aksi sosial, namun juga wujud kepedulian terhadap sesama yang sejalan dengan nilai-nilai HSSE Excellence dan Tata Nilai AKHLAK BUMN. Selain dapat menyehatkan tubuh pendonor, lebih dari itu, donor darah dapat membantu menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Arifin.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Indramayu, dr. H. Riyanto Martomijoyo, M.Kes, secara tertulis menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas konsistensi Kilang Pertamina Balongan yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah.

“Atas nama pasien kami sampaikan terima kasih, sehingga pasien rumah sakit yang membutuhkan darah dapat terpenuhi,” ungkap dr. Riyanto.

Tidak hanya donor darah, kegiatan yang dilaksanakan melalui bagian Health Kilang Pertamina Balongan tersebut juga diisi dengan sosialisasi dan edukasi mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC) serta HIV/AIDS yang disampaikan oleh dr. Muhammad Eduard Dhaniaza.

Selain edukasi kesehatan, agenda tersebut turut dirangkai dengan screening melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Human Immunodeficiency Virus (HIV). Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus mitigasi penyebaran penyakit menular di lingkungan Kilang Pertamina Balongan.

Layanan tersebut menyasar para perwira Kilang Pertamina Balongan, keluarga, hingga mitra kerja. Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kilang Pertamina Balongan tidak hanya mendorong kepedulian sosial melalui donor darah, tetapi juga memperkuat kesadaran dan penerapan pola hidup sehat di lingkungan kerja.

(Casinih)